MUSIRAWAS, MS
TINGKATKAN mutu pendidiakan, berbagai upaya terus dilakukan pihak SDN 3 Lesungbatu, rawasulu, kabupaten Musirawas, Sumatera Selatan. Demikian disampaikan Kepala SDN 3 M Hadi belum lama ini. Menurutnya, saat ini siswa kelas IV, V, VI belajar Bahasa Inggris dengan system multimedia. Selain itu, secara bertahap, pihaknya juga terus melengkapi kekurangan yang ada di sekolahnya.
Diungkapkan, kendala yang dihadapi pihaknya, sampai sekarang sekolahnya hanya memiliki 3 ruang belajar padahal siswanya mencapai 243 siswa. Untuk mengatasi kekrangan local itu, terpaksa menumpang belajar di gedung madrasah. “kami sangta berharap pemerintah serius memperhatikan persoalan ini,” kata M Hadi.
Terpisah, Ketua Komite Zainuri, juga berharap ada penambahan local belajar di SDN 3 Lesungbatu. (Arpandi)
Kamis, 01 April 2010
SDN 3 Lesungbatu Terus Berbenah
Diposting oleh Media Sumatera0 komentar Label: Halaman 6 Edisi 16
Perumahan SDN Subanjaya Dimakan Usia
Diposting oleh Media SumateraMUSIRAWAS, MS
PULUHAN tahun berdiri, sementara selama itu tidak pernah mendapat perbaikan, maka hal yang wajar bila perumahan SDN Subanjaya, Tuahnegeri, Kabupaten Musirawas, Sumatera Selatan, kondisinya banyak yang rusak.
Kepala SDN Subanjaya, Suharjo, menceritakan, kerusakan yang dialami perumahan yang dibangun pada tahuin 1990 itu meliputi kayu banyak yang lapuk dimakan usia, plapon, lantai sudah retak, seta atap banyak yang bocor. Terkait kondisi ini, Suharjo berharap ada perbaikan dari pemerintah.(Hasbullah)
0 komentar Label: Halaman 6 Edisi 16
Sekolah Jangan Kelola DAK
Diposting oleh Media SumateraSAROLANGUN, MS
KEBIJAKAN pemerintah yang menetapkan dana alokasi khusus (DAK) dikelola pihak sekolah perlu ditinjau ulang. Pihak sekolah selaku penyelenggara pendidikan tentu saja tidak dapat diharapkan untuk menangani pekerjaan yang menyangkut masalah teknis pembangunan.
Demikian disampaikan Kepala SDN, Pelawan Lima, Pelawan, Kabupaten Sarolangun, Jambi, Syari. Menurut Syari, berdasarkan pengalaman mengelola DAK, jangankan dapat untung melainkan banyak kerugian yang diderita baik dari segi waktu, tenaga dan pikiran. Untuk itu, ada baiknya bila memang ada dana DAK, dilaksanakan oleh pihak yang berkompeten untuk itu. “Terus terang saya tidak sanggup mengelola DAK,” kata Syari. (Arpandi)
0 komentar Label: Halaman 6 Edisi 16
SMPN Remban Diminati Masyarakat
Diposting oleh Media SumateraMUSIRAWAS, MS
MINAT masayarakat untuk mernyekolahkan anaknya di SMPN Remban, rawasulu, kabupaten Musirawas, Sumatera Selatan, semakin tinggi. Menurut Kepala SMPN Remban, Zainal Abidin, saat ini siswa yang menuntut ilmu di sekolahnya mencapai 400 siswa, dari berbagai desa seperti Desa Lesungbatu Muda, Lesungbatu Lama, Lubukkemang, dan Desa Remban sendiri. “dengan segenap tenaga kami akan selalu berupaya meningkatkan mutu sekolah kami ini,” kata Zainal Abidin. (Arpandi)
0 komentar Label: Halaman 6 Edisi 16
Satu Lokal Dua Kelas
Diposting oleh Media Sumatera
MUSIRAWAS, MS
MENGATASI kekurangan local belajar, pihak SDN 6 B Srikaton, Tugumulyo, Kabupaten Musirawas, Sumatera Selatan, terpaksa memberlakukan sistem pararel yaitu menggunakan satu local untuk dua kelas. Demikian diungkapkan Kepala SDN 6 Kelurahan B Srikaton, R Endro Sugiri (11/03).
Menurutnya saat ini sekolahnya hanya memiliki lima ruang belajar. Untuk memaksimalkan kegiatan belajar mengajar, bersama dewan guru bersepakat untuk memberlakukan system paralel yaitu menggunakan 1 lokal ruang belajar untuk 2 kelas setelah kelas yang masuk pagi pulang maka pada siangnya masuk kelas lain. “Namun sistem ini tidak efektif, Apalagi bagi anak yang masuk siang kebanyakan mengantuk saaat belajar,” katanya, berharap ada perhatian pemerintah terkait persolan yang dihadapi sekolahnya. (Hasbullah)
0 komentar Label: Halaman 6 Edisi 16
SDN 2 Remban Tetap Eksis
Diposting oleh Media SumateraMUSIRAWAS, MS
KEPALA SDN 2 Remban, Rawasulu, Kabupaten Musirawas, Sumatera Selatan, Syukur, menceritakan sekolahnya merupakan sekolah pertama yang ada di desanya. Menurutnya, sebagai sekolah tertua, dalam perjalannanya SDN 2 tentu saja banyak mengalami pasang surut. Seperti tahun 2004, kisahnya sekolah ini pernah terancam ditutup karena kekurangan siswa. “Alhamdulillah, berkat sabar akhirnya sekolah kami mulai diminati dan sekarang memiliki 100 lebih siswa,” katanya. (Arpandi)
0 komentar Label: Halaman 6 Edisi 16
SDN Lubuk Kemang Perlu Perbaikan
Diposting oleh Media SumateraMUSIRAWAS, MS
PULUHAN tahun berdiri namun selama itu tak pernah mendapat perbaikan membuat gedung SDN Lubukkemang, Rawasulu, Kabupaten Musirawas, Sumatera Selatan, semakin reyot.
Seperti diungkap Ketua Komite Ilal, kondisi fisik gedung sekolah yang dibangun pada tahun 1980 itu sekarang sudah banyak yang lapuk, terutama kayu bagian atas. Sedangkan Kepala SDN Lubukkemang, Sujita mengaku tak dapat berbuat banyak untuk mengatasi masalah ini.
“Saya tidak bisa berbuat, terserah semuanya. Namun kami tetap menjalankan kewajiban, anak-anak harus tetap belajar apa adanya, yang penting kita bersama menjaga mutu pendidikan, menjadi anak berhasil dalam mengorbankan waktu selama 6 tahun menyelesaikan pendidikan dasar,” kata Juita menambahkan persoalan ini sudah ia lapor secara tertulis. (Arpandi)
0 komentar Label: Halaman 6 Edisi 16
SDN Desa Muarakuis Kurang Lokal
Diposting oleh Media SumateraMUSIRAWAS, MS
KEPALA SDN Muarakuis, Ulurawas, Kabupaten Musirawas, Sumatera Selatan, Mustopa, sangat berharap sekolahnya ada penambahan ruang belajar. Sebab katanya saat ini 100 lebih siswa yang menimba ilmu di sana hanya ditampung 3 lokal belajar. (Arpandi)
0 komentar Label: Halaman 6 Edisi 16
SMAN 2 Singkut Mulai Rapuh
Diposting oleh Media SumateraSAROLANGUN, MS
KONDISI gedung SMAN 2 Singkut, sarolangun, Provinsi Jambi, sudah banyak yang rusak dan perlu perbaikan. Saat ini fisik gedung sudah banyak yang rapuh dan tak eklok dipandang mata. Seperti diungkap Kepala SMAN 2 Singkut, Tuji Wiyanto, kerusakan di sekolahnya meliputi di sudut-sudut gedung dan siring, lantai dan atap. “Permasalahan ini sudah kami laporkan,” kata Tuji. “Saya berharap sekolah kami ini mendapat perbaikan. (Arpandi)
0 komentar Label: Halaman 6 Edisi 16
Tingkatkan Etika Siswa
Diposting oleh Media SumateraSAROLANGUN, MS
SELAIN meningkatkan kualitas pendidikan, Kepala SMPN 4 Sarolangun, Jambi, Erwansa juga fokus terhadap peningkatan etika siswa. “Harapan kami siswa dapat disiplin serta memiliki sopan santun dalam bersikap,” katanya, berharap wali murid dapat bekerja sama dengan pihak sekolah untuk memberi motivasi siswa agar git belajar dan memiliki tata krama. (Arpandi)
0 komentar Label: Halaman 6 Edisi 16